Saturday, May 18, 2013
The Crossroads
after 4,5 years being in one city... and seeing each other barely 24/7 ... finally we are in a crossroads within our path of lives. yours mine and ours.
It's like saying temporary goodbye... taking different path ... with one goal ... but still we can see each other from the distance...
people says, a long distance relationship is something very possible nowadays, with all sophisticated technology thanks to all-hail-genius-engineers all over the world...
But sometimes beyond those borderless situation, we comes back to the fact that a human heart is not that sophisticated to be compatible with the technology
Some people says Distance Could Never Separate Two Heart that Really Cares. It also true indeed, distance related to the condition, if the heart already in the stage of unconditional love, then it is true as it can be,, that distance should never be a problem...
but having a long distance relationship with you is different ....something that at the first time i thought wouldn't bother me a lot, become something that could drive me crazy in every way....
But.. as we also live another life .... this a crossroads that we have to take ... maybe a last crossroads before we have our own high way ...
I'm not complaining ...I just want to say that,,, I'm glad that i have to be in the crossroads .... taking a distance from you.. to remind me that you are important ... to teach us how not to become a couple that dragging each other to each other way.. to be able being in one path.....
So i praise every second of this distance ... to once again reminded why i love you... why i miss you .. why we need each other.......
Monday, March 07, 2011
last night
hello again.. kali ini gw kembali. namun tidak dengan perasaan yang gembira.
lebih ke perasaaan galau gundah gulana dan masygul ...
mungkin dikarenakan karena status gw yang recently adalah Fresh Graduated a.k.a Pengangguran Baru.
ok then.. malam selasa ini entah kenapa gw ga bisa tidur, , jadi gw memutuskan untuk menulis-nulis saja ...
awal nya sebelum gw menulis ini, gw nunggu ngantuk sambil dengerin lagu di Ipod, diantara lagu-lagu galau , ipod gw gw next-next, sampai ke sebuah lagu yang bikin gw tertegun buat sesaat, karena lagu ini bener-bener mewakili perasaan gw sekarang kayaknya..
mari kita bahas per bagian
"ingatkah kawan kita pernah saling memimpikan
Berlari-lari tuk wujudkan kenyataan
Lewati segala keterasingan
Lalui Jalan sempit yang tak pernah bertuan"
lirik diatas mengingatkan gw akan masa-masa di awal sebuah perjuangan, penuh semangat mengejar mimpi, mengenal lingkungan baru, menakuti sesuatu yang baru. Seperti misalnya OSPEK, atau masa-masa kelas 1 di SMA gw...atau masa-masa kuliah yang penuh dengan keidealisme an mimpi kita
"Ingatkah kawan kita pernah berpenuh cacian
Digerayangi dan geliati kesepian
Walaupun sejenak lepas dari beban
Tuk lewati ruang gelap yang teramat dalam"
lirik diatas ini beda lagi, gw merasa, lirik ini menggambarkan masa-masa kelam dalam hidup gw, yang mau ga mau harus gw lalui ...misalnya mengerjakan skripsi dengan seribu tanya tentang "kapan lulus" .. digerayangi kesepian mengerjakan semuanya sendiri, dan beban-beban lainnya
lalu akhirnya lulus, lepas sejenak dari beban, tapi tetap harus masuk ke dalam ruang gelap yang dalam, yaitu "mau kemana abis lulus"
"tapi kita juga pernah duduk ber mahkota, pucuk-pucuk mimpi yang berubah jadi nyata, dicumbui harumnya putik-putik bunga, putik impian yang membuat kita lupa"
ada kala nya gw diberi kebahagiaan, kesombongan. Misalnya, ketika akhirnya skripsi di acc, lalu sidang, seneng nya luar biasa, atau misalnya ketika senang karena bisa wisuda,, atau senang bisa bertemu teman-teman lama, berkumpul .. seperti yang baru gw lakukan minggu lalu di jogja.. dan kesenangan itu, membuat gw lupa.. bahwa memang hidup ini labil... kadang sedih-kadang senang, kadak suka kadang duka . (kabhi kushi kabhi gaam)
"....hidup ini hanya kepingan, yang terasing di lautan, memaksa kitaa... memendam kepedihan.."
betul sekali lirik diatas, gw sedang memendam kepedihan, dengan keadaan hidup yang terapung-apung, gw memendam kepedihan sambil melihat ke sekitar, ketika tidak ada lagi sesiapapun di sebelah gw, gw terapung sendirian, tanpa ada tujuan, pengen mencari dataran tapi ga tau arah. Sadar gw sendiri, terlalu sombong untuk meminta bantuan, dan akhirnya gw hanya bisa memendam kepedihan, yang gw rasa gak semua orang bisa mengerti jadi gw pun males berbagi nya atau menceritakanya,,
"hidup ini hanya kepingan, yang terasing di lautan , memaksa kitaa.... merubah jadi tawa"
tawa.... itu satu satu nya obat murah yang paling mujarab kayaknya buat gw, daripada harus ke psikolog atau bahkan psikiater ... gw 'terpaksa' tetap tertawa di antara kepedihan hidup, Allah SWT Maha Adil, gw beruntung diberikan waktu untuk tertawa dan mengalami waktu yang sangat bahagia kemarin di jogja bersama teman-teman lama..
buat gw hidup memang layaknya kepingan di tengah lautan, kepingannya terbawa kemana-mana, kadang susah kadang senang, dan hidup ini yang pasti memaksa kita memendam kepedihan...tapi hidup ini juga sudah pasti akan memaksa kita untuk tertawa dan melupakan sejenak kepedihan itu ...
Friday, September 04, 2009
Yang Tersisa
Wednesday, June 17, 2009
Nilai dalam Hidup ku
gue baru tersadar,, yang gue kejar selama hidup gue cuma itu.. dari pertama gue mengenal tentang pelajaran, sekolah dan pendidikan . cuma itu yang gue kejar. menjadi apa tujuan gue.
Dengan Anugerah Tuhan, gue mendapatkan nya dengan mudah, sedari awal SD, gue dah dapet nilai yang baik, selalu masuk ke kelas Unggulan,, menjadi kebanggaan mama papa, eneh, walau terkadang aku takut mendengar kebanggaan mereka, takut mereka akhirnya kecewa,
kekhawatiran k u terjadi ketika, memasuki suatu fase lain dalam kehidupan ku, menjalani rutinitas diluar kehidupan ku yang lama, seorang anak rumah, manja, yang tertuntut menjadi anak pertama, yang harus mandiri, harus hidup disebuah asrama, memikirkan hal lain selain pelajaran buku, ulangan, dan ranking nya, memikirkan hapalan nama seniornya bercampur baur dengan hapalan unsur kimia, memikirkan rumus fisika, sama dengan memikirkan bagaimana nanti malam harus mencuci pakaian kotor seragam, memikirkan hapalan biologi bercampur dengan tetes hujan yang membahayakan jemuran di Graha,, baris berbaris, tempaan mental dan fisik demi masa depan,, membuat anak ini, aku, menjadi tidak fokus akan tujuan ku.
Semua kebanggan dan kemudahan di masa lalu, runtuh,,, nilai yang biasanya tidak pernah hadir dalam seumur hidup ku menghiasi rapor dan ulangan demi ulangan, , angka di bawah standar 6.. pun santer datang menghampiri ku,,, aku pasrah, tidak ada niat untuk berjuang, merasa otak ini tak kuasa menerima angka angka dan rumus2 itu, tidak pernah mencoba untuk mengerti..
semua kebanggaan itu Runtuh, mereka yang membanggakan ku juga seakan tidak dapat menerima keadaan ini, disaat cita cita IPA itu tak tersampaikan berasa dunia ini hancur dalam sekejap,
mencoba meniti kehidupan prestasi ku dari sudut yang lain, mengubah cita cita dan masa depan ku, apa yang dulu telah terprogram tertulis tersusun, harus dilupakan, aku harus berjuang dengan cara lain, IPS,,,
ketika aku memulai fokus ku, lagi lagi aku berhasil...
aku bisa mengembalikan prestasi ku, walau aku tak pernah menjadi yang terbaik lagi.
Masuk dalam sistem pendidikan yang baru, menjadi Mahasiswa, disebuah jurusan IPS yang hebat,,
lagi lagi mendapat anugerah keberkahan kemudahan meraih nilai nilai yang konon melambangkan kepahaman dan tolak ukur prestasi,,,
aku jadi lengah,,, dunia kuliah membuat pemikiran ku bias, antara nilai dan pemahaman, apakah huruf mutu melambangkan pemahaman., tetapi pemahaman juga harus diukur,,,
Kebanggaan itu kembali mampir kepada mereka yang dulu membanggakan ku,
mengobati luka cita cita tak sampai itu, kehidupan ku mulai pada sesuatu yang tidak pasti, teringat betapa mantapnya ketika kecil ditanya, "mau jadi apa kamu"
"DOKTER",, semua tersandung kemampuan Eksak yang terbukti di masa SMA, di bandingkan dengan sekarang jika pertanyaan itu menghampiiri ku
"mau jadi apa kamu?"
aku hanya bisa tersenyum... dan berkata "menjadi apa pun yang berguna.."
aku seperti kehilangan arah..
prestasi nilai dan kebangggan yang menjadi tujuan ku, mungkin telah mendaptkan pencapaian yang lumayan. lebih dari baik
tapi dibalik semua itu, aku rapuh, aku merasa kosong, tidak ada pemahaman. aku jadi merasa aneh melihat nilai. melihatnya seperti kekosongan.. keberisiian dan kekosongan yang menjadi satu, menjadi image kebangggan dan bahan decak kagum.
Ketika detik ini aku berpikir tentang masa depan.. aku masih merasa blum paham sedikit saja. 3 tahun. dan aku masih sedangkal kolam renang anak bocah. disaat aku harus tercebur di kolam dalam. aku menguasai nilai renang yang bagus tanpa tau bisa kah aku berenang ke ujung?. walau aku tau. ketika aku tercebur mau tidak mau aku pasti akan bisa berenang sampai ujung, dengan Ban, bantuan orang atau pun menendangkan kaki ku di air dan mengikuti naluri,
tapi sekarang, aku ada di tepian kolam.. memegang seterfikat renang ku, tanpa ada keyakinan dalam diriku...
sigh....
Monday, April 06, 2009
AKu bisa juga jadi anak cowok buat papa
dikeluarga ku.. anaknya semua cwek
aku berumur 20 thun kuliah di Unpad-HI
yang tengah vanya 15 tahun SMA di SMA 8
yang bontot si angieta 9 tahun SD di SDT Al Amanah
hmm..
kita semua cwek...
mama n papa gak punya anak cowok.
walau aku dulu sempet pengen bgt punya adek cowok.
dan parahnya wkatu kecil juga dianggap kayak cowok
suka ikut salat jumat n gak mau dipakein mukena..
suka main tamiya
dibellin motor2an.. remote control.. n jauh dari ROK
kalo pesta dibeliin Jas...bukan gaun..
waktu itu kehamilan mama yang ke- 4 diharap kan sebagai cowok.. dan ternyata lagi lagi yang keluar cwek .. itu lah hasilnya si malaika kecil... Angieta..
aku kira papa bakal kecewa berat.. mama juga sempet ketakutan..
tapi nyatanya lihat sekarang; papa SANGAT sayang ama anak itu.. sangat teramat...
*iri mode on* hahahaha
back to the topic.. setelah gue dewasa gue mulai berpikir.. papa suka sedih atau kepikiran gak yah.. kadang dia pengen bgt punya anak cowok.. sebagai teman pas dia ngelakuin hal hal yang bisa dilakuin father-son..
gue sebisa mungkin pengen banger bahagia in papa..
tapi Alhamdullilah papa nampak nya fine fine sajah.. karena ternyata kami tumbuh juga gak kayak cwek2 amat...
misalnya gue ; kecerobohan gue n keteledoran gue sama kayak pria... n gue suka bgt obrolan ama bokap soal hal hal politik, teknis.. n lain lain.. n yang pasti kita suka nonton film action!!!!
vanya; dia suka nge drum.. aikido.. naik gunung... hmm.. bisa nemenin papa lahh kalo olah raga
angieta : gak usah ditanya dia mah.. mau dia jungkir balik kayak apa juga.. dia sudah mengambil hati kami.. everybody loves u beibh
tapi gue yakin gue tetep bisa menjalankan fungsi dalam keluarga walaupun gue cwek.. n bukan anak cowok..
kayak tadi..
Papa pengen ntn DVD.. tapi sayang tuh LCD TV ko kayanya gak bisa compatible ma DVD player nya.. di bolak balik gambar ga muncul.. di test di TV biasa.. tuh dvd lancar2 ajah..
ya udah gue turun tangan.. megang senter.. ama otak atil tuh TV.. bawa2 obeng lah.. kayak MvGyver lahh.. hahaha..
n then VOILA... bisa bener kan tuh TV,,,
hehehe sebenernya sebelum2 ini masalah otak atuk bongkar pasang entah kenapa dari kecil gue bisa ajah.. jadi apa apa tuh bokap pasti nyarinya gue..setting ini lah itu lah.. ganti mur ini lah itu lah..
then buat aku.. sometimes ada pekerjaan anak cowok yang juga bisa dilakuin ma anak cwek..
n aku seneng dah bikin papa tersenyum n bilang
"ahh coba kamu pulang dari kemaren teh.."
Aku senang jadi berguna papa...
Wednesday, January 23, 2008
Asal Usul nama Bertie (Beruang Tidar)

berhubung diajarin tentang hukum di kuliah... dari Pengantar Ilmu Hukum Sampai kepada Hukum Internasional 1... di hantar kan oleh bapak yang selalu bikin aku berdecak kagum akan kepiawaiannya dalam hukum, yakni dosen kita Bapak Hasan Sidik maka saya cantumkan tempat saya mengambil foto ini
http://www.kodiak.org/images/bear-e2.jpg
Coba lihat foto beruang tak berdosa ini emang nya ada mirip mirip nya ma gue???
..sinnggg.... Kyahahahahahahahahaha.. kalo ama yang foto ini mahh..emang kagak mirip... dah ahhh... ini foto setelah 1 tahun kuliah
kira kira perbandingannya 12 : 8 lahhh.....
kecuali Hobby Hibernasinya,,,,,
ya begini loh..... cerita kenapa saya bisa disebut sebagai beruang,,,
jadi... ketika saya sudah berhasil menamatkan SMP saya,,, yang cuma 2 tahun itu... saya langsung di ajukan untuk ikut satu satu nya tes untuk sma saya yakni SMA Taruna Nusantara di Magelang,,,,
Nahh tau kan itu sekolah berasrama, n jujur ajah niyh,, gue gak terlalu niat masuk sana, jadi yang ada kadang gue jadi larinya ke makan kalo udah bete,,, walhasil 3 bulan PDK ( kayak Ospek gitu kagak pulang ke rumah, kagak boleh ditemuin) yang tadinya gue lulus SMP dengan berat badan yang bisa dibilang cukup ideal yakni 49 kg.. tiba tiba membengkak menjadi 59 kg... mantaphhh!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
inilah fotonya....
walllahh....chubby khan ini siyh pas kelas 3.. pas berat nya sudah mencapai 69kgKalo
yang di bawah ini foto kelas 1 di kartu pelajar.

Yah begitulahhh kira kira tampang saya ketika SMA.. jadi bolehlah di bandingkan dengan beruang diatas....12:12
heheheheheehehehehhehheehe
Di suatu malam di masa SMA saya....
Ketika itu gue harus menghadapi yang samanya HER.... kalo gak salah itu adalah HER matematika pertama gue di SMA ( yang tanpa gue sadari itu lah awal perjuangan karena aku menghadapi HER matematika always sepanjang SMA)
NNah.. ketika mau masuk kelas HER... beberapa anak cowok ( eh..siswa putra) di kelas saya 1.9 digusur oleh bapak guru kami.. Pak GOGOL kalo gak salah....
Disitu salah satu nya, ada seorang sahabat saya Vani, pada waktu itu belum dekat siyh... seorang Siswa Putra Pintar, yang memang tidak ikut hER....
"....Dasar Beruang..." kata dya
" ...iya ga papa.. gue Beruang,,, Gue Beruang Tidar... dari Bukit Tidar sebelah" jawab saya
" hahahaha.......Iyah yahh.. Jadi Beruang Tidar.. Bertie...." ujarnya lagi
Tidar merupakan slah satu nama Bukit, yang ada di Kota magelang,, nnah.. berhubung itu habitat yang terdekat dengan SMA kita..maka Tidar lahh yang terlewat dipikiran saya...
Secara tidak sadar mulailah berkembang nama panggilan itu, dari sekelas pada memanggil, menyebar ke 1.8/ 1.10
lama lama pun menjadi satu angkatan......
dan bahkan saya menangkap bahwa..ada beberapa anak2 angkatan yang gak tau nama asli saya.. heheheeh atau gak minimal lupa dech...
peace sist bro....
Thx To Vani Then
Sebalnya kedekatan saya dan Dia sempat di salah artikan oleh khalayak ramai... ( haahhaah) gak ding beberapa pihak.. tapi..sekali lagi itu masalah masa lalu n sudah berakhir,,,,ko....ya bang yahhh....Btw, walau komunitas ramai banyak yang memanggil saya Bertie... dan saya tidak keberatan atas nya bahkan adek kelas yang mau manggil Kak Berti, atau Teh Berti juga gak papa,, cuma minta satu ajh. jangan panggil aku Bertie depan bo.nyok yah....
They just Hate That NickName,
kata mama
" Udah mama kasih nama baik2 .. ko kamu mau2 nya si panggil beruang, mama tersinggung niy"
nah lo???
emang ci kata nyokap ada benernya.. tetapi..... i like that name... karena yah membuat jadi lebih akrab gitu loh.. ada kenangannya gue dulu pas SMA pernah gendut,, tapi karena keajaiban Korset mama, n punya mama yang Hebat aku jadi kurus lagi.....
hmm..h....
U can Call Me Bertie......