Being in a long distance relationship is something that should have not bothered me ...besides, people are going to mock us because it's only 154kms , 2.5 hours away....... But being in a long distance relationship with you, is something i've avoided to even imagine about.... but it's not about a distance that i'm afraid of
after 4,5 years being in one city... and seeing each other barely 24/7 ... finally we are in a crossroads within our path of lives. yours mine and ours.
It's like saying temporary goodbye... taking different path ... with one goal ... but still we can see each other from the distance...
people says, a long distance relationship is something very possible nowadays, with all sophisticated technology thanks to all-hail-genius-engineers all over the world...
But sometimes beyond those borderless situation, we comes back to the fact that a human heart is not that sophisticated to be compatible with the technology
Some people says Distance Could Never Separate Two Heart that Really Cares. It also true indeed, distance related to the condition, if the heart already in the stage of unconditional love, then it is true as it can be,, that distance should never be a problem...
but having a long distance relationship with you is different ....something that at the first time i thought wouldn't bother me a lot, become something that could drive me crazy in every way....
But.. as we also live another life .... this a crossroads that we have to take ... maybe a last crossroads before we have our own high way ...
I'm not complaining ...I just want to say that,,, I'm glad that i have to be in the crossroads .... taking a distance from you.. to remind me that you are important ... to teach us how not to become a couple that dragging each other to each other way.. to be able being in one path.....
So i praise every second of this distance ... to once again reminded why i love you... why i miss you .. why we need each other.......
Showing posts with label Bear-Mate : Our Story. Show all posts
Showing posts with label Bear-Mate : Our Story. Show all posts
Saturday, May 18, 2013
Wednesday, June 24, 2009
Falling In Love
jatuh cinta..
hal ini sangat umum terjadi pada diri setiap manusia..
hmm,,
gue mau curcol dikit ahh..
apa yang gue rasain sekarang sama pacar gue.. gue rasa adalah jatuh cinta yang benar2 jatuh
cinta setelah sekian lama,,,dalam hidup gue yang gue laluin sama beberapa cowok (mantan gue) gue kadang dibingungkan antara cinta, sayang dan kasihan atau berbalas kasih..
bahkan ada kadangkala gue ngerasa.. (ama mantan gue yang sebelum ini)..
"ini bukan rasa cinta... ini hanya rasa takut kehilangan.. "
"ini bukan cinta... tapi rasa takut akan kesendirian.."
tapi kali ini beda.....
apa yang gue rasa kan ke dia pertama kali ada sebuah rasa kagum... dilanjutkan... pada curi curi pandang, curi kesempatan berbicara... lalu takdir memberi sedikit kesempatan bagi kami untuk berbicara dari hati ke harti dalam satu malam... diberikan kesempatan ber sms an selama dua minggu secara intensif... lalu akhirnya terikat dalam komitmen pacaran...
indah nya dunia..
selanjutnya selama 8 bulan lebih hingga sekarang...
gue bener2 mengalami suka duka bareng dia...
semua emang berjalan cepat..tapi gue percaya waktu bukan lah patokan.. tapi quality time n what we've been done together.. jalan2 ke tempat2 yang gue gak pernah bisa capai sebelumnya...
( padahal cuma Pa Un doank)...
atau melakukan hal hal yang selama ini cuma jadi mimpi bagi gue
(miara hamster misalnya)..
atau makan malem romantis di atas dago sana...
....
tapi dibalik semua itu yang paling penting adalah...bagaimana kita bisa mengenal dari hati ke hati.. mengenal diri masing masing,, mencintai kekurangan dari pasangan kita.. mencoba mengisinya.. dan memadukannya..
hal itu lag yang paling penting...
dan disaat itu semua terjalin... seiiring waktu yang berlalu.. dan hal yang berlalu.. gue merasa gue memang sangat jatuh cinta sama dia..
aku jatuh cinta pada pandangan pertama ku di sebuah ruang kecil dibawah tangga....
dan cinta itu ternyata bertahan...
dan akan terus bertahan sampai kapan pun..
jatuh cinta...
I LOVE YOU RIZKI
Wednesday, January 28, 2009
kekuatan ku
bagi ku kamu adalag Rizki dalam hidup ku...
ketika kamu datang dalam kehidupan ku.. kamu seolah hanya seperti intrusive sistem..
berada diluar lingkungan ku.. tapi terkadang memiliki pengaruh..
(pasti kamu protes soalnya gak sesuai ama yang kamu ajarin..)
bukan tak berarti.. tapi juga tak membuat ku bergantung
dari jauh aku memperhatikan. melihat jatuh bangun mu dengan kehidupan cinta mu yang mungkin pada saat itu aku hanya tau secuil...
aku melihat diriku dalam dirimu.. yang mencoba bertahan dengan kasih yang ada untuk orang yang sedang kita sayangi...
aku melihat kamu sebagai orang yang tegas.. memiliki prinsip, namun rapuh. kamu begitu lemah bila sudah dihadapi dengan cinta.. aku pun merasa kan hal yang sama..
tak sedikit disetiap ada kesempatan aku ingin menyapa mu. mencoba berbagi apa yang aku rasakan juga, namun ketakutan akan benteng dirimu terhadap kehidupan pribadi mu.,, selalu mengurungkan niat ku...
yang ada yang keluar hanya racauan gurauan tak penting yang seolah hanya ingin menarik perhatian mu..
bodoh nya aku...
dirimu milik dirinya pada waktu itu,,, dan perasaan kecil kekaguman itu pun perlahan memudar...untunglah aku tak mau melanjutkannya.. dia temanku..
aku takut jatuh cinta... aku diam.. hal ini tidak pernah aku ceritakan sedikit pun pada teman2 ku.. karena takut berkembang... aku gak mau...
padahal skandal terkecil apa pun dalam hidup u pasti aku bagi dengan mereka...
puncak nya saat itu.. saat dirinya berulang tahun,, kamu merencanakan sesuatu yang waahh.. d hari itu.
aku teringat di hari itu aku mendapatkan kesialan... aku bertengkar dengan pacarku.. dan kaki ku terpeleset di kamar mandi hingga bengkak,, aku hanya bisa duduk di gasibu.. tanpa sanggup lari dari sana,, untuk sekedar menyembunyikan air muka ku.. yang aku takut tiba tiba berubah.. dan ada yang menyadari..
(ternyata inez sadar)
aku melihat suatu perwujudan rasa kasih yang besar dari dirimu.. sesuatu yang dengan amat sangat menyedihkannya aku damba.. tidak pernah aku dapatkan..
teringat akan pertengkaran ku yang semalam.. aku semakin merinding..apa jadinya kalo aku ungkapkan keinginan ku ingin diperlakukan seperti ini apakah aku akan bertengkar karena menuntut terlalu..
aku diam.. memasang senyum manis di gasibu pada hari itu.. aku turut bahagia ko.. beneran d... dia teman ku..
apa lagi terhibur dengan aji dan kawan2 itu..
aku menyedihkan diri sendiri...
perlahan kau pun mulai menghilang dari lingkaran kehidupan ku..
sampai ketika akhirnya aku harus menghubungi mu perihal keberangkatan umroh ku...
bahkan pada saat itu aku tidak mencari dirimu ,, aku malah menanyakan keadaan mu dulu pada seseorang itu.
menyapa mu di FS....lalu melihat mu berjalan menyusuri canopi biru.. aku melompat dari tempat duduk ku entah.. kekuatan apa yang mendorong. aku pun jadi kikuk.. sehingga melompat2 di depan mu.. aneh yah.. kamu juga ikut melompat...
hahahaha
* konyol bgt*
aku senang akhirnya bisa berbicara sesuatu..
aku pun menyapa mu di FS... menanyakan titipan doa. sebagai basa basi ku..*hehehe*
kamu memberikan beberapa baris kalimat yang membuat ku terhenyak cukup menggambarkan betapa berat yang sedang kamu hadapi..
tahukah kamu doa mu yang berkali kali aku bacakan di depan masjidil haram n ka'bah... lebih sekali dari doa lain yang dititip kepada ku.. lagi lagi entah kekuatan apa itu yang mendorong ku..
beriringan dengan doa mencari jodoh ku di depan multazam,,, berharap di dalam lubuk hati ku.. diberikan lelaki seperti mu... yang bisa mencintai wanita seperti itu...
..
setelah itu kamu masih menghilang . mungkin karena tidak ada kuliah yang dipegang kamu pada semester itu
namamu mulai bergaung lagi di lingkaran ku ketika suatu pagi.. suatu pagi hari minggu aku sedang di mobil bersama papa menuju kolam renang
sekilas kami mendengarkan radio baru di kota Jakarta..
entah dalam volume yang dikecilkan aku masih bisa mendengar nama mu di sebut,,
sepertinya kamu sedang di isengi teman mu hingga masuk kedalam salah satu acara dalam radio itu...
aku tersenyum. sesampai nya dirumah aku tidak bisa menahan diri untuk meyapa mu.. meng sms i mu aku gak berani.. gak cukup berani untuk tidak dibalas,,atau pun di ketusi..
akhirnya aku bertanya pada dirinya ID YM mu...
dari nya aku tau..
dan aku add kamu.. n aku menyapa kamu..
ternyata balasan mu hangat
*thanks god*.
tak jarang pula kita terlibat obrolan2 lain,,,
sesuatu yan sudah lama ingin aku lakukan, ternyata kesampaian melalui YM..
sepulang dari jakarta.. aku mampir ke kampus.. untuk melihat PMB.. aku bertemu dengan dirinya,,, dia begitu sumringah.. memberikan kabar tentang hubungan mu dan dirinya yang sepertinya membaik
aku turut bahagia,,,
...
masalah dalam kehidupan ku mulai datang bertubi tubi..
cinta yang aku coba pertahankan mulai memudar,,,
aku mulai tenggelam dalam kesedihan setiap hari
teman teman ku mulai memandang iba pada mata yang sembab setiap kali kuliah pagi
atau mendengar pertengkaran tiada akhir dari kami..
aku mulai gak tahan... tetapi aku tetap bertahan
dirimu? aku tak tahu bagaimana kehidupan cinta mu sejak kabar terakhir itu,,,
sesekali aku menyapa mu di YM bertanya soal tugas FMHI... menanyakan buku.,, atau pada suatu malam... berbincang tentang makanan,, dan melihat web cam mu .. dengan keponakan mu nun jauh disana
obrlan kita pun gak beranjak dari apa pun selain itu
tapi cukup menyenangkan menghiburku dikala sepi
sampai pada suatu malam di bulan Ramadhan..
tiba tiba aku merasa amat terangat sangat lelah dengan semua itu..
aku membuka laptop ku... sign in ke YM
dan memasang asal sebuah status
"mari bercinta"
terinspirasi lagu aura asih yang terngiang di kepala ku,,
malam itu seperti nya tidak ada yang terlalu peduli juga,,
ketika akhirnya dirimu menyapa..
membahas statsu ku itu
obrolan pun berlanjut.. entah karena kenyamanan. atau kekuatan apa,, atau hanya sekedar sifat dasar ku yang suka bercurhat n berbagi pada orang..
aku mencurahkan isi hati ku malam itu,,
selain itu obrolan pun berlanjut tanpa terasa membicarakan hal hal lain yang menyatukan pikiran kita,,,
aku dan kamu yang sama sama suka dangdut dalam sebuah perspektif atau pun yang lainnya.
aku tertawa.. menangis,, tersedu. terisak,, ngakakak terkekekh malam itu. tak jarang adik ku melirik aneh ke arah kakaknya yang sedang melakukan hal aneh depan laptopnya
dalam obrolan itu.. aku menangkap signal signal aneh..
berupa kata2 seorang prajurit yang membawa berlian..
sebagai tanggapan dari pernyataan ku yang ingin mencari pangeran kuda putih..
aneh... memang.. tapi aku menyimpan harapan itu jauh.. dalam hati ku..
hati ku sudah cukup hancur malam ini karena membuat keputusan itu..
aku belum mau memulai kehancuran lain yang dibangun hanya dari dasar yang kecil itu
"daftar,,, urutan terakhir sebagai prajurit yang mencari senggenggam berlian"
cukup membuat ku tersenyum malam itu
memberiku kekuatan, untuk menghadapi besok... memutuskan hubungan dengannya..
pada awalnya keputusan itu tidak lah lancar...
aku harus menyakinkan pacar ku itu..akan keputusan yang aku ambil..
dan akhirnya aku BEBAS.. aku SINGLE..
disaat kosong itu lah kamu mulai menjadi lingkarang kehidupan ku...
sms non stop.. membicarakan hal hal apapun itu.. terhenti hanya ketika kita sama tertidur...
kapalan di jempol tangan kanan ku pada saat itu,, menandakan betapa intens nya kita...
aku mulai jatuh cinta kepadamu...
semua yang ada dalam dirimu...
selama dua minggu itu.. memberikan suatu kekuatan yang aku tak tahu apa..
kekuatan untuk masih bisa merasa dicintai dan mencintai..
kata kata rindu dari mu.. perhatian mu meluluhkan hati ku
aku sempat berpikir apakah aku terlalu cepat jatuh cinta lagi?
aku takut....
apa lagi membayangkan apa yang ada dengan dirimu-dirinya di kampus..
aku bingung
setiap hari aku berbagi dengan sahabat2 ku.. mereka mendukung ku..
aku jadi semakin yakin...
aku pun lalu memberanikan diri bertanya kepada dirinya. tentang kedekatan dirimu dan diriku.. bagaimanapun juga dia temanku.. ada kode etik wanita..
bayangkan betapa berderu nya jantung ku... menanti jawabannya...
untunglah dia pun merestui...
hari hari ku jadi semakin bahagia..
tiba2 aku jadi merindukan jatinangor.. kota yang dulu aku benci...
aku bersikeras untuk segera kembali padahal liburan masih 2 hari lagi..
karena disana kamu menunggu ku.. dengan harapan yang besar..
aku pun melangkahkan diri lagi ke kota itu...
tak lama. kau pun mengajak ku nonton..
menonton film yan sudah 3x aku tonton...
dan.. aku pun mengiyakan..
sesampainya disana, aku terlalu cepat..
* terlalu bersemangat*
kamu belum datang aku menanti mu di 21 jatos...
tiba2 sosok kamu yang ngos ngos an datang...
aku berusaha menenangkan mu..
dan kahirnya kita mendapati fakta.
kehabisan tiket untuk sore nya.. dan memutuskan untuk membeli tiket malam..
setelah itu kita beranjak ke EsTeler 77.. mencari tempat bernaung untuk mengobrol
aku mulai gak konsen...
aku takut ada yang aneh
aku takut tiba tiba obrolan gak nyambung.. n jadi kaku
tapi semua itu gak benar...
aku dan kamu terlibat obrolan seruuu sampai 2 jam tak terasa...
kita pun beranjak untuk salat magrib..
tak henti hentinya aku mengucap syukur di salat ku itu
di dalam bioskop
aku tak mampu berkonsen dengan filmnya... menanti apa yang akan terjadi selanjutnya.. apakah kamu cukup berani memegang tangan ku..
kuharap tidak karena akan memberiku kesan aneh..
ternyata semua berjalan baik..
aku pun dihantarkannya pulang ke kostan..
di depan pagar hijau.. dpandangi oleh tukang pulsa,
kamu pun bertanya
".. kita jadinya gimana?"
aku pun balik bertanya
"apa nya yang gimana?"
aku,,,dan kamu jadinya gimana..
dsanalah kamu menyatakan
" maukah kamu jadi pacar aku?"
aku tersenyum..dan berkata
"tanpa aku jawab pun mungkin kang rizki tau apa perasaan aku"
".. jawabannya iya..."
aku berusaha memberikan satu pernyataan lagi
yang menyatakan aku tak mau kamu merasa jadi rebound. atau pelampiasan. karena apa yang kamu dan aku akan mulai
adalah sesuatu yang baru,,,
dan aku yakin akan hal itu...
kamu adalag Rizki di Bulan Ramadhan ku...
Love you Bil......
-DuL-
*berjuang nyelesaiin ini sebelum kamu OL.. diantara asap2 semprotan deman berdarah yang membuatku terjebak dikamar penuh asap. bengek*
ketika kamu datang dalam kehidupan ku.. kamu seolah hanya seperti intrusive sistem..
berada diluar lingkungan ku.. tapi terkadang memiliki pengaruh..
(pasti kamu protes soalnya gak sesuai ama yang kamu ajarin..)
bukan tak berarti.. tapi juga tak membuat ku bergantung
dari jauh aku memperhatikan. melihat jatuh bangun mu dengan kehidupan cinta mu yang mungkin pada saat itu aku hanya tau secuil...
aku melihat diriku dalam dirimu.. yang mencoba bertahan dengan kasih yang ada untuk orang yang sedang kita sayangi...
aku melihat kamu sebagai orang yang tegas.. memiliki prinsip, namun rapuh. kamu begitu lemah bila sudah dihadapi dengan cinta.. aku pun merasa kan hal yang sama..
tak sedikit disetiap ada kesempatan aku ingin menyapa mu. mencoba berbagi apa yang aku rasakan juga, namun ketakutan akan benteng dirimu terhadap kehidupan pribadi mu.,, selalu mengurungkan niat ku...
yang ada yang keluar hanya racauan gurauan tak penting yang seolah hanya ingin menarik perhatian mu..
bodoh nya aku...
dirimu milik dirinya pada waktu itu,,, dan perasaan kecil kekaguman itu pun perlahan memudar...untunglah aku tak mau melanjutkannya.. dia temanku..
aku takut jatuh cinta... aku diam.. hal ini tidak pernah aku ceritakan sedikit pun pada teman2 ku.. karena takut berkembang... aku gak mau...
padahal skandal terkecil apa pun dalam hidup u pasti aku bagi dengan mereka...
puncak nya saat itu.. saat dirinya berulang tahun,, kamu merencanakan sesuatu yang waahh.. d hari itu.
aku teringat di hari itu aku mendapatkan kesialan... aku bertengkar dengan pacarku.. dan kaki ku terpeleset di kamar mandi hingga bengkak,, aku hanya bisa duduk di gasibu.. tanpa sanggup lari dari sana,, untuk sekedar menyembunyikan air muka ku.. yang aku takut tiba tiba berubah.. dan ada yang menyadari..
(ternyata inez sadar)
aku melihat suatu perwujudan rasa kasih yang besar dari dirimu.. sesuatu yang dengan amat sangat menyedihkannya aku damba.. tidak pernah aku dapatkan..
teringat akan pertengkaran ku yang semalam.. aku semakin merinding..apa jadinya kalo aku ungkapkan keinginan ku ingin diperlakukan seperti ini apakah aku akan bertengkar karena menuntut terlalu..
aku diam.. memasang senyum manis di gasibu pada hari itu.. aku turut bahagia ko.. beneran d... dia teman ku..
apa lagi terhibur dengan aji dan kawan2 itu..
aku menyedihkan diri sendiri...
perlahan kau pun mulai menghilang dari lingkaran kehidupan ku..
sampai ketika akhirnya aku harus menghubungi mu perihal keberangkatan umroh ku...
bahkan pada saat itu aku tidak mencari dirimu ,, aku malah menanyakan keadaan mu dulu pada seseorang itu.
menyapa mu di FS....lalu melihat mu berjalan menyusuri canopi biru.. aku melompat dari tempat duduk ku entah.. kekuatan apa yang mendorong. aku pun jadi kikuk.. sehingga melompat2 di depan mu.. aneh yah.. kamu juga ikut melompat...
hahahaha
* konyol bgt*
aku senang akhirnya bisa berbicara sesuatu..
aku pun menyapa mu di FS... menanyakan titipan doa. sebagai basa basi ku..*hehehe*
kamu memberikan beberapa baris kalimat yang membuat ku terhenyak cukup menggambarkan betapa berat yang sedang kamu hadapi..
tahukah kamu doa mu yang berkali kali aku bacakan di depan masjidil haram n ka'bah... lebih sekali dari doa lain yang dititip kepada ku.. lagi lagi entah kekuatan apa itu yang mendorong ku..
beriringan dengan doa mencari jodoh ku di depan multazam,,, berharap di dalam lubuk hati ku.. diberikan lelaki seperti mu... yang bisa mencintai wanita seperti itu...
..
setelah itu kamu masih menghilang . mungkin karena tidak ada kuliah yang dipegang kamu pada semester itu
namamu mulai bergaung lagi di lingkaran ku ketika suatu pagi.. suatu pagi hari minggu aku sedang di mobil bersama papa menuju kolam renang
sekilas kami mendengarkan radio baru di kota Jakarta..
entah dalam volume yang dikecilkan aku masih bisa mendengar nama mu di sebut,,
sepertinya kamu sedang di isengi teman mu hingga masuk kedalam salah satu acara dalam radio itu...
aku tersenyum. sesampai nya dirumah aku tidak bisa menahan diri untuk meyapa mu.. meng sms i mu aku gak berani.. gak cukup berani untuk tidak dibalas,,atau pun di ketusi..
akhirnya aku bertanya pada dirinya ID YM mu...
dari nya aku tau..
dan aku add kamu.. n aku menyapa kamu..
ternyata balasan mu hangat
*thanks god*.
tak jarang pula kita terlibat obrolan2 lain,,,
sesuatu yan sudah lama ingin aku lakukan, ternyata kesampaian melalui YM..
sepulang dari jakarta.. aku mampir ke kampus.. untuk melihat PMB.. aku bertemu dengan dirinya,,, dia begitu sumringah.. memberikan kabar tentang hubungan mu dan dirinya yang sepertinya membaik
aku turut bahagia,,,
...
masalah dalam kehidupan ku mulai datang bertubi tubi..
cinta yang aku coba pertahankan mulai memudar,,,
aku mulai tenggelam dalam kesedihan setiap hari
teman teman ku mulai memandang iba pada mata yang sembab setiap kali kuliah pagi
atau mendengar pertengkaran tiada akhir dari kami..
aku mulai gak tahan... tetapi aku tetap bertahan
dirimu? aku tak tahu bagaimana kehidupan cinta mu sejak kabar terakhir itu,,,
sesekali aku menyapa mu di YM bertanya soal tugas FMHI... menanyakan buku.,, atau pada suatu malam... berbincang tentang makanan,, dan melihat web cam mu .. dengan keponakan mu nun jauh disana
obrlan kita pun gak beranjak dari apa pun selain itu
tapi cukup menyenangkan menghiburku dikala sepi
sampai pada suatu malam di bulan Ramadhan..
tiba tiba aku merasa amat terangat sangat lelah dengan semua itu..
aku membuka laptop ku... sign in ke YM
dan memasang asal sebuah status
"mari bercinta"
terinspirasi lagu aura asih yang terngiang di kepala ku,,
malam itu seperti nya tidak ada yang terlalu peduli juga,,
ketika akhirnya dirimu menyapa..
membahas statsu ku itu
obrolan pun berlanjut.. entah karena kenyamanan. atau kekuatan apa,, atau hanya sekedar sifat dasar ku yang suka bercurhat n berbagi pada orang..
aku mencurahkan isi hati ku malam itu,,
selain itu obrolan pun berlanjut tanpa terasa membicarakan hal hal lain yang menyatukan pikiran kita,,,
aku dan kamu yang sama sama suka dangdut dalam sebuah perspektif atau pun yang lainnya.
aku tertawa.. menangis,, tersedu. terisak,, ngakakak terkekekh malam itu. tak jarang adik ku melirik aneh ke arah kakaknya yang sedang melakukan hal aneh depan laptopnya
dalam obrolan itu.. aku menangkap signal signal aneh..
berupa kata2 seorang prajurit yang membawa berlian..
sebagai tanggapan dari pernyataan ku yang ingin mencari pangeran kuda putih..
aneh... memang.. tapi aku menyimpan harapan itu jauh.. dalam hati ku..
hati ku sudah cukup hancur malam ini karena membuat keputusan itu..
aku belum mau memulai kehancuran lain yang dibangun hanya dari dasar yang kecil itu
"daftar,,, urutan terakhir sebagai prajurit yang mencari senggenggam berlian"
cukup membuat ku tersenyum malam itu
memberiku kekuatan, untuk menghadapi besok... memutuskan hubungan dengannya..
pada awalnya keputusan itu tidak lah lancar...
aku harus menyakinkan pacar ku itu..akan keputusan yang aku ambil..
dan akhirnya aku BEBAS.. aku SINGLE..
disaat kosong itu lah kamu mulai menjadi lingkarang kehidupan ku...
sms non stop.. membicarakan hal hal apapun itu.. terhenti hanya ketika kita sama tertidur...
kapalan di jempol tangan kanan ku pada saat itu,, menandakan betapa intens nya kita...
aku mulai jatuh cinta kepadamu...
semua yang ada dalam dirimu...
selama dua minggu itu.. memberikan suatu kekuatan yang aku tak tahu apa..
kekuatan untuk masih bisa merasa dicintai dan mencintai..
kata kata rindu dari mu.. perhatian mu meluluhkan hati ku
aku sempat berpikir apakah aku terlalu cepat jatuh cinta lagi?
aku takut....
apa lagi membayangkan apa yang ada dengan dirimu-dirinya di kampus..
aku bingung
setiap hari aku berbagi dengan sahabat2 ku.. mereka mendukung ku..
aku jadi semakin yakin...
aku pun lalu memberanikan diri bertanya kepada dirinya. tentang kedekatan dirimu dan diriku.. bagaimanapun juga dia temanku.. ada kode etik wanita..
bayangkan betapa berderu nya jantung ku... menanti jawabannya...
untunglah dia pun merestui...
hari hari ku jadi semakin bahagia..
tiba2 aku jadi merindukan jatinangor.. kota yang dulu aku benci...
aku bersikeras untuk segera kembali padahal liburan masih 2 hari lagi..
karena disana kamu menunggu ku.. dengan harapan yang besar..
aku pun melangkahkan diri lagi ke kota itu...
tak lama. kau pun mengajak ku nonton..
menonton film yan sudah 3x aku tonton...
dan.. aku pun mengiyakan..
sesampainya disana, aku terlalu cepat..
* terlalu bersemangat*
kamu belum datang aku menanti mu di 21 jatos...
tiba2 sosok kamu yang ngos ngos an datang...
aku berusaha menenangkan mu..
dan kahirnya kita mendapati fakta.
kehabisan tiket untuk sore nya.. dan memutuskan untuk membeli tiket malam..
setelah itu kita beranjak ke EsTeler 77.. mencari tempat bernaung untuk mengobrol
aku mulai gak konsen...
aku takut ada yang aneh
aku takut tiba tiba obrolan gak nyambung.. n jadi kaku
tapi semua itu gak benar...
aku dan kamu terlibat obrolan seruuu sampai 2 jam tak terasa...
kita pun beranjak untuk salat magrib..
tak henti hentinya aku mengucap syukur di salat ku itu
di dalam bioskop
aku tak mampu berkonsen dengan filmnya... menanti apa yang akan terjadi selanjutnya.. apakah kamu cukup berani memegang tangan ku..
kuharap tidak karena akan memberiku kesan aneh..
ternyata semua berjalan baik..
aku pun dihantarkannya pulang ke kostan..
di depan pagar hijau.. dpandangi oleh tukang pulsa,
kamu pun bertanya
".. kita jadinya gimana?"
aku pun balik bertanya
"apa nya yang gimana?"
aku,,,dan kamu jadinya gimana..
dsanalah kamu menyatakan
" maukah kamu jadi pacar aku?"
aku tersenyum..dan berkata
"tanpa aku jawab pun mungkin kang rizki tau apa perasaan aku"
".. jawabannya iya..."
aku berusaha memberikan satu pernyataan lagi
yang menyatakan aku tak mau kamu merasa jadi rebound. atau pelampiasan. karena apa yang kamu dan aku akan mulai
adalah sesuatu yang baru,,,
dan aku yakin akan hal itu...
kamu adalag Rizki di Bulan Ramadhan ku...
Love you Bil......
-DuL-
*berjuang nyelesaiin ini sebelum kamu OL.. diantara asap2 semprotan deman berdarah yang membuatku terjebak dikamar penuh asap. bengek*
Subscribe to:
Posts (Atom)